Sambal Tempong: Sensasi Pedas Menggoda dari Banyuwangi
Sambal Tempong, hidangan khas Banyuwangi, Jawa Timur, menawarkan pengalaman kuliner yang tak terlupakan bagi para pecinta pedas. Nama “Tempong” sendiri berasal dari bahasa Using, bahasa daerah Banyuwangi, yang berarti “tampar”. Pemberian nama ini menggambarkan sensasi pedas yang seolah “menampar” lidah, membuat penikmatnya ketagihan.
Keunikan Sambal Tempong terletak pada bahan-bahan segar dan cara penyajiannya yang sederhana namun memikat. Sambal ini dibuat dari campuran cabai rawit merah, cabai merah besar, terasi bakar, bawang merah, bawang putih, tomat, dan sedikit gula serta garam. Semua bahan diulek kasar, menghasilkan tekstur yang kaya dan cita rasa yang kompleks.
Biasanya, Sambal Tempong disajikan dengan nasi hangat, sayuran rebus seperti bayam, kangkung, atau terong, serta lauk pauk pilihan. Lauk yang paling populer mendampingi Sambal Tempong adalah ikan asin, tahu, tempe, atau ayam goreng. Perpaduan antara pedasnya sambal, segarnya sayuran rebus, dan gurihnya lauk menciptakan harmoni rasa yang sempurna.
Kelezatan Sambal Tempong tak hanya terletak pada rasa pedasnya yang membara, tetapi juga pada kesegaran bahan-bahan yang digunakan. Bahan-bahan segar ini memberikan aroma yang menggugah selera dan cita rasa yang otentik. Tak heran, Sambal Tempong menjadi salah satu ikon kuliner Banyuwangi yang wajib dicoba bagi siapa pun yang berkunjung ke daerah tersebut. Mencari pengalaman kuliner yang berani dan memuaskan? Sambal Tempong adalah jawabannya! Rasakan sensasi pedasnya yang akan membuat Anda berkeringat dan ketagihan!

